Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Lyrical Wings - Mahou Shojo Lyrical Nanoha Fanfics
#11
Chapter Two
The Reliable Ones

[0500 Mid-time, TSAB Military Port No.2, Clannagan]

Messiah merapatkan dirinya kedalam port maintenance No 2. Port selebar 500 meter itu terasa sempit ketika Messiah masuk kedalamnya. Sebagai salah satu kapal perang andalan pasukan Naval TSAB, Messiah mendapatkan banyak perhatian di port ini. Bentuk Messiah banyak didapatkan dari bentuk kapal terkenal Atthra, kapal yang menghancurkan program defensif Book of Darkness di masa lalu. Dengan panjang lebih dari 1km dan berat lebih dari 5000ton, kapal ini mampu mengangkut sekitar 2000 orang personel. Untuk persenjataan, Messiah dilengkapi dengan empat meriam magic Breaker-class, lalu ada 2 ruang meriam utama yang dihuni oleh meriam terdahsyat di TSAB, Arc En Ciel. Dengan kekuatan sebesar itu Messiah sering menjadi kartu As bagi TSAB jika seandainya ingin memusnahkan suatu dunia, Namun untungnya hal itu tidak pernah dilakukan, atau setidaknya belum….

Alicia turun dari kapal, dibelakangnya terlihat Yuuki, Glen dan Erika, lalu Amy yang kerepotan membawa barang bawaanya sendiri.
“Jadi Letnan Yuuki, kau ikut aku ke Army HQ, lalu kalian bertiga beristirahatlah, 6 jam lagi Messiah kembali berangkat” Kata Alicia sambil membriefing keempat sosok yang berbaris rapi didepannya.
“hoo, Yuuki kau jadi ikut pasukan Major Nakajima, enaknya…. Kalau kau mau tukar tempat, hubungi aku yah ? “kata Glen sambil meninju lengan Yuuki. Tubuh besar Glenn terlihat kontras dengan tubuh kecil Erica serta Amy.
“Glen, jaga bicaramu, ini fasilitas militer” Erika menimpali sambil membetulkan kacamatanya.
“Achaa… tuan putri marah” Glen menggoda sambil menahan sakit, Mata Erika melotot lalu wajahnya merah bagai tomat, Erika memang seorang tuan putri, ia adalah putri tunggal keluarga Versa yang berpengaruh di Clanagan sebagai politisi dan bangsawan. Erika memilih menjadi pasukan TSAB untuk dapat lepas dari pengaruh ayahnya, Count Versa yang selalu mengatur hidupnya.

“Sudah semuanya !” Alicia sedikit berteriak, semuanya terdiam “Glen, Erika, Amy, kita bertemu disini 6 jam lagi” Mata bulat Alicia memandangi satu-persatu anak buahnya. “Siap Maam !”

“Ah….. Yu….. Yuuki-san” terdengar suara kecil saat Yuuki melangkah ke mobil dinas Alicia, saat dia menoleh kebelakang, terlihat Amy tertunduk sambil membawa sesuatu ditangannya.
“Ada apa Amy ?” Yuuki menjawab sambil tersenyum, dia memang selalu menganggap operator 16 tahun itu adalah adiknya sendiri
“i… ini, ada sedikit hasil karya ku untukmu” Amy menyerahkan sebuah boneka kain seukuran tangan kepada Yuuki “anggap saja untuk jimat”
“aah…. Terima kasih Amy” kata Yuuki sambil mengusap kepala Amy yang tersenyum tersipu
“Letnan !” terdengar suara dari dalam mobil “Ayo cepat !”

“Yes Maam !” Kata Yuuki cepat “Nah Amy, jaga diri baik-baik yah, Glen dan Erika juga, aku akan kembali begitu misi selesai”
Ketiganya membalas dengan senyuman.
Reply
#12
[0530 Mid-time, Clanagan City]
Kota Clanagan, ibu kota Midchilda. Kota perpaduan antara teknologi tanpa batas dan magic yang mengagumkan, walaupun sekarang kota Clanagan lebih memilih sisi teknologi untuk menunjang kehidupannya.

Clanagan juga adalah pintu masuk bagi kapal-kapal interdimensional yang ingin masuk ke Midchilda, hal ini menjadikan Clanagan adalah tempat yang tepat untuk dijadikan markas besar Ground Forces TSAB. Memudahkan mereka untuk mengatur dan mengawasi lalulintas imigran dari berbagai macam dunia.

Mobil Alicia melintas di jalan layang no.12 yang merupakan jalan terdekat menuju HQ. “Nah, Let…. Err….. Yuuki ?” Alicia memulai pembicaraan sambil sedikit menoleh ke Yuuki, sedikit rona merah nampak di wajah cantik nya. Alicia memang memanggil Yuuki dengan nama depan hanya kalau dalam keadaan berdua saja.

“Kenapa kau mau menerima tugas ini ? kau bahkan belum tahu detil dari misi ini ?” Alicia menoleh ke Yuuki yang juga menatap ke arah Alicia, kedua mata mereka bertemu sejenak, Yuuki dan Alicia pun kaget yang akhirnya memilih membuang pandangan masing-masing ke pemandangan luar.

“Errr….Saya…… sebenarnya tidak tahu apa yang akan terjadi, namun dalam insting saya mengatakan kalau ini adalah situasi yang penting” Yuuki berkata sambil menerawang ke langit “Sebegitu pentingnya hingga dua orang Major di TSAB harus memintaku secara pribadi” Yuuki menoleh ke arah Alicia sambil tersenyum.
sejenak Alicia terpaku melihat Yuuki, rona merah itu semakin jelas di wajahnya.
“Yuuki…”

Mobil itu kemudian melewati sebuah gedung tua, kemudian dengan tiba-tiba…..
Terdengar suara keras disusul dengan percikan api yang dahsyat. Sebuah ledakan menghantam sisi kanan gedung itu, tepat 100 meter diatas mobil Alicia.
“Akh !!” Alicia berteriak sambil membanting setir menjauhi sisi gedung. Beruntung dia dapat menguasai kendaraannya dan berhenti.
“Major, kau tidak apa-apa ?” Tanya Yuuki sambil melihat kearah Alicia
Alicia mengangguk “aku tidak apa-apa Yuuki, tapi, coba periksa keluar”
“Yes, Maam !”

Yuuki melihat keluar, tiba-tiba seseosok tubuh keluar dari kepulan asap di sisi gedung yang telah berlubang itu. Dengan segera Yuuki berinisiatif mengaktifkan Astral, tetapi saat Yuuki mengeluakan liontinnya terdengar suara anak perempuan.

“Tunggu ! TSAB ! Diam dan menyerahlah !”

Yuuki menoleh kearah sumber suara itu, sesosok gadis berusia sekitar 16 th mengenakan seragam lapangan TSAB Ground Forces berlari mendekati lokasi kejadian, Rambut biru pendeknya bergoyang mengikuti gerakan tubuh 165cm. Ditangannya terdapat sebuah pedang dengan laras, sebuah device yang baru kali ini dilihat Yuuki.

Gadis itu lalu mengacungkan pedangnya kearah ledakan di gedung itu
“Chain Drive !”
[Kettenrad]

Sebuah formasi magis berbentuk segitiga warna putih terbentuk seiring hilangnya suara pria mekanis itu, device itu kemudian melepaskan bagian pisau nya yang kemudian menancap di dinding gedung, seutas rantai magis terhubung diantaranya.

“Eih !! takkan kubiarkan kau lari !” Gadis itu berteriak.
Sedetik kemudian rantai magis itu bergerak, menarik tubuh gadis itu menuju lubang di sisi gedung.
Reply
#13
Yuuki yang terdiam karena adegan tersebut, segera mengacungkan Astral.
“Astral !”
[Yes, Master !]

Kubah cahaya warna biru menutupi tubuh Yuuki, beberapa detik kemudian terdengar suara Astral

[Astral Wing]

Astral berkedip, Yuuki keluar dari kubah biru tersebut dengan Barrier Jacket terpasang.

“Major, ada yang aneh dengan ledakan tadi, sesosok manusia terlihat di lokasi kejadian, aku sedang menuju kesana, seorang officer TSAB juga telah menuju kesana” Yuuki bertelepati dengan Alicia

“Ok, lihat situasi, lakukan apa yang kau bisa sampai bantuan tiba” Alicia lalu memanggil bantuan dari HQ.

Sesampainya di lubang gedung itu, Yuuki bergerak masuk dengan perlahan. Gedung itu ternyata gudang tempat penyimpanan bahan pembuat kain, asap masih terasa pekat membuat jarak pandang terbatas

“Bukan tempat yang menarik untuk diledakan yah ?” pikir Yuuki.

[Master, there’s a battle 7 meters ahead]

Yuuki lalu menengadahkan wajahnya kedepan, dibalik asap sekitar 7 meter didepannya, terlihat dua sosok berkelebat, sesekali suara dua objek metal beradu terdengar.

“Officer yang tadi ! “ Kata Yuuki sambil berlari menuju arah pertempuran itu

Gadis itu menoleh ke arah Yuuki, namun sesaat dia menoleh, sebuah tembakan magis meluncur kearahnya “Awas !!” Kata Yuuki

[Barrier Jacket]

tembakan itu mengena dengan telak dan melemparkan gadis itu kebelakang, tubuhnya menabrak dinding gedung. Yuuki kaget, lalu berusaha menolongnya

“Bodoh ! cepat kejar dia, aku tidak apa-apa !” Gadis itu bangun, nampak Barrier Jacket bewarna hitam dan biru telah melindunginya.
Yuuki menganggukan kepala, tapi ternyata dugaan mereka salah, orang itu tidak melarikan diri, melainkan tetap berdiri ditempatnya sambil membaca mantera, sebuah formasi lingkaran magis terbentuk di kakinya.

“Cih, kau ingin bertempur yah ?” Gadis itu menyeringai “Gerwulf ! kita bekukan dia”

[Ja] device itu menjawab, sebuah cahaya hijau nampak berkedip di ujung gagang pedang besar itu.

Tiba-tiba lingkaran magis di kaki orang itu lenyap, dan sebuah gelombang sinar ditembakan menuju Yuuki dan gadis itu.

“Round Shield !”

Yuuki mengacungkan Astral kearah datangnya gelombang itu, sebuah perisai magis terbentuk, menahan gelombang cahaya didepannya.

“Oi ! lakukan sesuatu, gelombang ini terlalu besar !” Kata Yuuki sambil melihat gadis itu mengambil posisi tembak, laras device itu mengarah tepat arah sumber serangan.

“Thanks, sekarang aku akan melumpuhkannya” Didepan mata gadis itu terlihat sebuah visor putih.

[Explosion !]

revolver di atas gagang pedang itu berputar, sebuah selongsong cart kosong terlempar keluar
“Lumpukan dia ! Gerwulf !”

[Eisriegel !]

kemudian beberapa berkas cahaya keluar dari moncong laras itu “Es ?” kata Yuuki dalam hati. 2 detik kemudian, terdengar suara erangan, nampaknya sasaran telah dilumpuhkan.
Yuuki bergegas menuju orang itu, berancang-ancang akan mengikat orang itu dengan Bind.

“Tidak perlu diikat” Suara gadis itu terdengar dibelakang Yuuki
“Paling tidak butuh 3 hari untuk dia bisa bangun lagi” Gadis itu tersenyum

Yuuki mengamati orang itu yang tergeletak kesakitan, terlihat sekeping es menancap pada kedua tangan dan kaki orang itu “Hebat” Pikir Yuuki, “Dalam situasi seperti itu masih bisa mengincar titik lemah lawan tanpa membunuhnya”

Yuuki lalu menghubungi Alicia “Major, misi selesai, keadaan telah diatasi”
Terdengar suara Alicia “Baiklah, bantuan telah tiba, Letnan kembalilah kesini”
“Baik Major”

“Kamu, hebat juga yah”Gadis itu mendekati Yuuki “Namaku Misano, 1st Private Misano Schwanhilde, TSAB Section 9 Forward”
“ah… sama-sama, aku Letnan Fuwa Yuuki, 117th Naval Squad, Messiah Sweeper Team” Kata Yuuki sambil tersenyum
“eh ! Letnan ?” Gadis itu kaget “Ma… Maafkan saya pak !, Private Schwanhilde berterima kasih atas bantuan anda !” Misano menghormat, sikap gadis itu nampak berubah.
Design Barrier Jacket memang tidak menunjukan apa-apa dari status seseorang, jadi baik Jenderal maupun Prajurit akan terlihat sama kalau memakai Barrier Jacket yang sama.

“aah… tidak apa-apa, tadi katamu, kau dari Section 9 ?” tanya Yuuki
“Ya Pak ! TSAB HQ 5th Emergency Squad, Section 9 !” Misano membalas dengan tegas.
“Apa kau dibawah komando Major Nakajima ?” mata Yuuki melirik kearah device Misano.
“Ya Pak ! Saya berada dibawah komando Major Subaru Nakajima !”

Misano melihat kearah Letnan didepannya itu. Nama orang ini agak mirip dengan nama Major, Pikir Misano.

“Oh bagus lah, kami sedang menuju kesana, bisa kau antar kami ?” Tanya Yuuki sambil tersenyum. “Aku rasa tim bantuan telah tiba, biar mereka yang menyelesaikan ini”
[FONT=&quot]Dari lubang di gedung nampak Heli pasukan TSAB mendekat[/FONT]
Reply
#14
[0600 Mid-time, TSAB Army HQ East Wing, Section 9 Office]

Mobil Alicia memasuki halaman luar gedung Section 9. Gedung itu berada di sisi timur markas utama Ground Forces TSAB. Sebuah gedung yang terlihat sederhana apabila dibandingkan dengan kemegahan markas utama pasukan darat TSAB, memperlihatkan bagaimana para TSAB Council tidak begitu menyukai ide pembentukan Section 9, meskipun Major Subaru Nakajima mempunyai beberapa pendukung kuat seperti Admiral Chrono Hallouwn, Jenderal Yagami Hayate, Col.Takamachi Nanoha dan tentunya ayahnya sendiri Mayor Jenderal (Ret) Gennya Nakajima.

Gedung setinggi 10 meter itu mempunyai 2 lantai, bagian luarnya dicat dengan warna putih, tidak ada hiasan apapun kecuali tulisan HQ Section 9 bewarna silver di atas pintu masuk. Beberapa Staff TSAB terlihat tengah berjalan hilir mudik di luar gedung, di sisi kanan gedung terlihat beberapa mobil diparkir.

“Gedung yang sederhana, namun pas sekali dengan image Section 9 sebagai pasukan sukarela” Pikir Yuuki saat mobil Alicia memasuki area parkir.

Section 9 oleh beberapa pasukan regular TSAB disebut sebagai pasukan sukarela, karena terkadang mengerjakan sesuatu yang oleh banyak orang dianggap mustahil atau sia-sia seperti mencari keberadaan seseorang yang telah hilang dalam suatu kecelakaan yang telah terjadi beberapa tahun kebelakang.

Yuuki kemudian berjalan mengikuti Alicia dan Misano masuk ke gedung itu. Alicia lalu berhenti dan menoleh pada Yuuki “Ah, Letnan, aku mau mengurus sesuatu dahulu”

Yuuki menjawab “Baik Major”

“Misano-san, bisa antar aku ke ruang 706 Penyimpanan Arsip Level 1 ?”
“Baik Major, mari ikuti saya” Misano lalu melangkah didepan Alicia.
“Letnan, engkau tunggulah diruang istirahat”

“Baik Major” Yuuki lalu menghormat, dalam hatinya berpikir tidak biasanya Alicia mempunyai agenda lain.

Yuuki lalu berjalan menuju ruang istirahat Section 9, ruang itu sebenarnya adalah ruang untuk pertemuan, namun sebagian besar waktunya digunakan untuk tempat bersantai para personel Section 9.

Yuuki lalu duduk di sebuah bangku kosong, tiba-tiba mata Yuuki tertuju kepada vending machine yang terletak di pojok ruangan. Seorang gadis berbaju perwira Ground Forces tampak tengah kebingungan didepan mesin minuman itu, rambut panjang pink nya tampak terurai hingga sepundak.

Yuuki spontan berdiri dari duduknya dan mendekati gadis itu.

“Ada yang bisa ku bantu ?” Yuuki bertanya di belakang gadis itu

Gadis itu lalu menoleh, terlihat wajah lembut yang dihiasi rona merah di pipi.
Cantik, pikir Yuuki saat pertama kali melihat wajah dibalik rambut panjang warna pink itu.

“Ah… terima kasih…..sepertinya mesin Credit ku rusak” Gadis itu lalu menunjukan mesin Credit nya.
Midchilda memakai mesin sebesar telapak tangan ini sebagai alat pembayaran.

“Oh, mesin ini biasanya memang begini, aku juga sering mengalami saat di kapal” Yuuki tersenyum, tangannya lalu masuk kedalam kantong celananya mencari mesin Creditnya.

“Pakai punyaku dulu saja” Yuuki lalu meletakan mesin Credit itu didepan layar mesin minuman, terdengar suara mesin berkedip.

“Ah… tidak usah, terima ka….” Belum sempat gadis itu meneruskan perkatannya, Yuuki sudah menunjuk layar mesin itu

“Nah, sudah bisa, sekarang mau yang apa ? jus atau teh hijau ?”

Wajah gadis itu nampak memerah, dengan perlahan dia berkata “… teh hijau saja”

Yuuki lalu tersenyum, dan menekan beberapa tombol di layar. Beberapa detik kemudian 2 buah kaleng teh hijau keluar dari lubang di bagian bawah mesin. Yuuki lalu mengambil kaleng itu dan menyerahkan satu ke gadis itu.

“Ini punyamu, ambilah”

Gadis itu lalu mengambil kaleng yang disodorkan Yuuki
“Terima kasih”
sebuah layar tiba-tiba muncul di depan wajah gadis itu.

“Ah, maaf aku harus pergi”

Dia kemudian membungkuk pada Yuuki dan berlari kecil sambil membawa kaleng minuman itu.
Yuuki terdiam menatap kearah perginya gadis itu, padahal tadi dia ingin mengajak gadis itu minum bersama dirinya.

Memang belum saatnya yah, kata Yuuki dalam hati.

Tiba-tiba dari belakang terasa ada yang menepuk pundak Yuuki, Yuuki menoleh, terlihat Alicia membawa sebuah berkas dengan Misano menunggu dibelakangnya.
“Ayo Letnan, kita menemui Subaru”
Yuuki lalu tersenyum, mirip sebuah baterai yang terisi kembali.
“Yes, Maam”

Mereka bertiga lalu tiba di sebuah pintu kayu ganda. Sebuah tulisan kecil bertengger di tengahnya.

[Pimpinan Section 9, Major. Subaru Nakajima].
Reply
#15
“1st Private Schwanhilde, bersama Major Alicia Clio dan Letnan Fuwa Yuuki, menghadap !” Lapor Misano lantang didepan pintu.

“Masuklah” terdengar suara lembut dari balik pintu

“Yes Maam!” Misano membalas, mereka bertiga kemudian masuk keruangan tersebut, didalam terlihat Subaru duduk sambil tersenyum dimejanya.

Ruangan seluas 5x5 ini pun terlihat sederhana seperti gedung luarnya, di ruangan itu hanya terlihat sofa untuk menerima tamu, meja kerja Subaru, rak buku di sisi kanan dan beberapa bingkai foto di sisi kiri, mata Yuuki yang menyapu semua sisi di ruangan ini kemudian terhenti disini.

Di sisi kiri terlihat beberapa foto masa lalu Subaru. Bingkai pertama terlihat Subaru bersama dengan para AceS dan StrikerS Mobile 6th.

Yuuki merasa takjub melihat foto itu, dia masih tidak bisa membayangkan TSAB pernah membentuk tim dengan anggota-anggota yang layak disebut dream team, mulai dari Yagami Hayate, salah satu dari sangat sedikit SSS+ Class dan pengguna Ancient Belka yang tersisa di TSAB beserta Wolkenritternya hingga Takamachi Nanoha dan Fate T.Hallouwn yang namanya sangat melegenda di antara para pasukan TSAB, lalu para StrikerS seperti Enforcer Tiana Lanster yang sekarang memimpin pasukan penyelidik di Cerulea, dunia yang tengah dihajar oleh perang saudara, Letnan Erio Mondial dan Letnan Dua Caro Ru Lushie yang bertugas di dunia-dunia yang bahkan kapal-kapal TSAB pun baru pertama kali menjamah, dan yang terakhir adalah Subaru sendiri.

Subaru sebagai pencetus utama berdirinya sebuah pasukan yang khusus untuk menangani kasus-kasus kecelakaan aneh, ketika proposalnya untuk membuat pasukan elite yang bertugas untuk mengadapi bencana ditolak oleh Council 3 tahun yang lalu, dia lalu mengajukan proposal lagi, kali ini dengan konsep melakukan pekerjaan yang dilupakan orang lain.

Rupanya kali ini Council setuju, walaupun dengan sedikit campur tangan para pejabat tinggi pendukung Subaru, juga dengan syarat bahwa pasukan ini dibentuk dari hanya para kadet atau para officer low ranks, namun Subaru menerima hal ini, dia berpendapat “Pohon yang kuat, berasal dari bibit dan perawatan yang bagus” .Semenjak itulah Section 9 terbentuk.

Di bingkai lainnya Yuuki melihat Subaru bersama dengan kakaknya Major Ginga Nakajima yang sekarang MIA pada salah satu misi penting TSAB, terlihat kedua kakak beradik itu saling menyilangkan kedua Revolver Knuckle warisan ibu mereka.

Rumor dikalangan pasukan TSAB menyebutkan bahwa salah satu alasan utama kenapa Subaru membentuk Section 9 adalah dia tidak ingin orang lain mengalami nasib yang sama dengan dirinya, yang tidak bisa berbuat apa-apa saat Ginga dinyatakan MIA.

Di bingkai yang terakhir Yuuki sedikit terkejut menemui foto Subaru dan Alicia bersama, dia tidak pernah menyangka bahwa Subaru dan Alicia berteman baik.

“Ada apa Letnan ? window shopping ?” Wajah Subaru tiba-tiba berada didepan Yuuki.

Yuuki yang kaget lalu memperbaiki posisi berdirinya “Ti.. Tidak Major !, Maafkan saya”

Misano terlihat terkejut dengan sikap sang Letnan, sangat berbeda dengan sikap cool yang tadi ditunjukan saat melindunginya.

Alicia hanya tersenyum kecil, dia tahu kalau Yuuki biasanya lemah terhadap wanita yang lebih tua darinya……seperti dirinya.

“Nampaknya kalian sudah bertemu dengan Misano yah ?” Subaru mengambil jarak dari mereka bertiga

“Yah, meski terbilang baru disini, Misano adalah prajurit yang handal, sayang karena tanpa partner, Misano sering menganggur disini makanya kadangkala dia juga membantu petugas lokal untuk mengamankan daerah, seperti yang kau lihat tadi”

Subaru lalu terlihat agak sedih “Setelah pemboman kemarin, situasi Clanagan memang agak tidak menentu, banyak magic-user yang mendadak menjadi kriminal”

“Mengamankan daerah ?” Pikir Yuuki “Lebih mirip seorang tentara menghancurkan markas musuh”

“Nah, untuk sementara silahkan duduk saja dulu” Subaru lalu bergerak menuju meja kerjanya, menghidupkan beberapa monitor kecil.

“oh iya, aku tidak begitu suka formalitas, jadi…. Tidak usah terlalu tegang Letnan, Misano juga” Subaru mengedipkan mata.

Subaru lalu mendekat kembali ke sofa, menghidupkan monitor besar didepan mereka “Semuanya berawal dari sini” Wajah Subaru pun menoleh ke layar, namun tiba-tiba dia ingat sesuatu “Ah…. Apa lebih baik dia juga ikut yah ?”

Alicia nampak menjadi ingin tahu “Siapa ?” Subaru tersenyum

“Kawan lama yang ingin mencari seseorang yang dicintai nya di dunia lain”

Alicia nampak terkejut “ah.. jangan-jangan….”

Subaru mengangguk “Caro, masuklah”
Reply
#16
Pintu terbuka, sesosok tubuh 160cm berbalut baju perwira Ground Forces nampak masuk, rambut pink panjang nya nampak mengembang indah.

Yuuki lalu terperangah kaget, rupanya gadis yang tadi ditolongnya didepan vending machine.

“Letnan dua Caro Ru Lushie, menghadap” Caro menghormat

Subaru lalu menimpali “Sudahlah, duduk saja dulu Caro”

Caro lalu duduk berhadapan dengan Yuuki, sejenak kedua mata mereka bertemu, Yuuki nampak terpesona dengan Letnan dua yang duduk didepannya ini.

“Hai, kita bertemu kembali” Sapa Yuuki sambil tersenyum.

Caro pun membalas tersenyum

“Yah, terima kasih atas bantuannya tadi”

Subaru lalu melirik kearah Yuuki
“Kalian sudah saling kenal ?”

Yuuki menjawab “Tidak Major, kami baru berjumpa tadi di ruang istirahat”

Caro menatap Yuuki, ada sesuatu pada Yuuki yang mengingatkannya pada Erio, tujuan utama nya berada disini sekarang.

Caro lalu menatap kearah Alicia, dan mengangguk hormat “Lama tidak berjumpa, Maj…. Eh, Alicia nee-san”

Mata Yuuki melirik ke Alicia “Nee-san ?”

Alicia tersenyum “1 tahun yah Caro ?” lalu wajahnya berubah sedih “pasti ini berat untukmu yah ?”

Caro menunduk “Maafkan aku nee-san, aku tidak bisa menjaga nya, aku tidak bisa menjaga adik mu” setetes air mata mengalir dari mata indah itu. Kedua tangan Caro menutup mukanya yang memerah.

Alicia berdiri dari kursinya, ingin meraih perempuan yang telah membuat hidup adiknya bahagia ini, namun Subaru menghalangi

“Caro, kau sudah berjanji kan ? tidak akan menangisi Erio lagi, dia tidak butuh ditangisi, tapi butuh diselamatkan”

Ucapan tegas Subaru membuat Caro kembali mengangkat wajahnya

“Baik, Subaru-san” kedua tangan nya menghapus sisa airmata di wajahnya “Aku akan berusaha”

Subaru dan Alicia tersenyum.

Subaru lalu kembali menatap monitor besar dihadapan mereka.
“Ok, kita lanjutkan” Layar dihadapan mereka berubah menjadi gambar peta rute “Ini adalah rute terakhir Excellion sebelum mengalami kecelakaan” Subaru menerangkan, lalu tangannya menekan beberapa tombol

“Excellion terakhir berangkat dari planet Rion, sebuah planet yang belum teregistrasi dalam sistem navigasi TSAB”

Subaru lalu melihat ke arah Caro yang kemudian juga berdiri

“Rion adalah planet yang belum tersentuh oleh peradaban modern, banyak dari organisme yang hidup disana belum mempunyai intelegensia yang tinggi” Caro lalu menekan beberapa tombol, layar monitor lalu memperlihatkan suatu lingkungan dan beberapa gambar makhluk yang belum pernah dilihat Yuuki sebelumnya

Tiba-tiba Misano menunjuk kearah layar “Ah…. Itu Dragnar !”
Yuuki dan Alicia memandang Misano secara bersamaan

“Dragnar ?” Kata Yuuki penuh selidik,

Misano kemudian menjelaskan “Dragnar, naga mitos kuno dari dunia asal ayahku, Cerulea”
Yuuki berpikir sebentar “Cerulea…… Administrated World No.15 ? Ayahmu berasal dari sana ?”
Misano mengangguk

Subaru menatap Misano, seakan ada sesuatu pada ucapan bawahannya itu.

Caro tersenyum pada Misano
lalu berkata “Mirip memang, tapi ini bukan Dragnar” Misano nampak terkejut

“Ini adalah makhluk tidak bernama, menurut perkiraanku memang adalah jenis naga” Caro lalu mengganti gambar naga itu

“Masalahnya adalah ini”
Sebuah gambar batu permata sebesar kepalan tangan terlihat di layar

“Dragoon’s Seed”

Mata Caro tiba-tiba terlihat serius.

Misano memperhatikan serius gambar permata itu “Dragoon’s Seed ?”

Yuuki lalu menambahi “Apakah ada hubunganya dengan Jewel Seed ?, Maj.Nakajima tadi menjelaskan kalau tujuan penggunaan mereka adalah sama”

Caro lalu menjelaskan “Dragoon’s Seed atau biasa disingkat DS pada dasarnya adalah Linker Core dari naga yang telah mati dan menfosil”

Sebuah gambar denah tubuh naga terpampang di layar
“Biasanya, meskipun bisa menghasilkan energi yang sangat besar, sebuah DS hanya bertahan beberapa hari setelah diaktifkan, itulah kemungkinan alasan diciptakannya Jewel Seed oleh peradaban kuno, untuk menggantikan fungsi DS, singkatnya Jewel Seed adalah sebuah DS tiruan”

Caro lalu kembali duduk “Beberapa DS kami temukan di Rion, pada awalnya kami berniat untuk memusnahkannya dengan cara mengaktifkan paksa menggunakan magic, namun DS ini memberontak. Kalau saja tidak ada Freid, mungkin aku saat ini sudah terluka”

Mata Caro menerawang ke arah dinding kosong “Freid sekarang tengah tertidur di dimensi alternatif Kerykeion untuk memulihkan diri” Wajahnya terlihat sedih.

Subaru yang semenjak tadi diam, lalu berkata “Jadi, memang Kei yang mengijinkan kalian membawa Class-S Lost Logia ini ?”

Caro terdiam sebentar, nampak ada pergulatan perasaan dalam dirinya “Kapten Rouran pada awalnya tidak mengijinkan, namun kami….. aku yang berkeras untuk membawanya”

Caro tertunduk

Subaru mendesah “Ha~ah… kenapa Kei tidak bilang hal ini pada Internal Affairs kemarin ?”

Caro lalu memotong “A… Aku yakin, Kapten hanya ingin melindungi anak buahnya” Lalu dia tertunduk lagi “Hanya… melindungi anak buahnya…”

Subaru lalu tersenyum pada Caro “Tenanglah Caro, Kei memang begitu semenjak dulu, tenang saja dia tidak apa-apa”

Yuuki lalu melihat kembali bingkai-bingkai foto di sisi kiri ruangan Subaru
Terdapat foto Subaru bersama Griffith Rouran dan staff Long Arch lainya, lalu disamping Griffith terlihat Kei Rouran, Adik dari Griffith dan anak kedua dari Admiral Leti Rouran yang sekarang menjadi kapten Excellion.

Subaru yang melihat kemana arah mata Yuuki lalu bertelepati dengannya
“Yuuki-kun, nanti akan kuceritakan, untuk sekarang tolong simak saja cerita Caro, dia sudah putus asa”

Yuuki pun kaget mendengar Subaru memanggil namanya secara langsung “Yes Maam”.
Reply
#17
Caro yang telah tenang kembali menerangkan

“Sebenarnya DS bukanlah Lost Logia, karena DS adalah produk dari alam, sedangkan Lost Logia adalah pecahan teknologi magis tingkat tinggi yang tersisa dari peradaban kuno”
Caro lalu berdiri mendekati monitor

“Itulah pikiran kami saat membawa DS aneh ini kedalam Excellion untuk diteliti”

Alicia lalu menunjuk kearah gambar DS di monitor “Secara fisik, apa tidak ada perbedaan antara keduanya ?”

Caro mengangguk “Hampir tidak ada Major, namun ada satu perbedaan jika dilihat melalui MagiScan”

MagiScan adalah alat pendeteksi energi magis sampai pada tahap terkecil, biasanya terpasang pada boost device jadi tidaklah mengherankan kalau Caro mempunyai alat ini.

Caro lalu mengangkat tangannya, sebuah gelang lalu terlihat di ujung lengannya, gelang itu adalah bentuk standar dari Kerykeion, boost device Caro.

“Kerykeion, tampilkan pada monitor” Caro berkata kepada gelangnya

[Alright] Kerykeion membalas, sedetik kemudian dilayar terlihat gambar DS namun dengan nuansa hijau

“Ini adalah hasil MagiScan pada DS yang kami temukan di Rion” Caro lalu menunjuk di bagian tengah dari permata itu

“Ini adalah perbedaan mendasar yang kami temukan”

Di bagian yang ditunjuk Caro itu terlihat sebuah bayangan hitam, Caro lalu memperbesar tampilan pada bagian yang tadi ditunjuknya

Semua yang ada diruangan itu terkejut

“Ya” Kata Caro serius

“itu adalah organ hati sebuah makhluk hidup”

Alicia menghela napas “Kenapa ada organ di sebuah fosil yang berasal dari Linker Core ?”

Caro menggeleng perlahan “Kami pun tidak tahu penyebabnya, yang jelas DS yang kami temukan di Rion sangat tidak stabil jika bersentuhan dengan energi magis lain, itulah kenapa Deck 17 tempat penyimpanan DS ini disegel”

Caro lalu terdiam sebentar “tapi nampaknya segel itu pun belum cukup kuat untuk menenangkan DS ini”

Caro lalu mematikan monitor “Itu yang bisa saya laporkan”

Mata Caro melihat ke arah Yuuki yang nampaknya berpikir keras.

“Ada apa Letnan ?” Tanya Subaru tiba-tiba, Caro terkejut, pertanyaan itu juga yang ingin dia ajukan kepada Yuuki

“Ah… tidak” Yuuki menatap Caro “Jadi DS-DS yang tidak biasa ini jatuh ke bumi…er No.79 bersama Deck 17, begitu ? “

Caro mengangguk “Iya”

Yuuki lalu terdiam sebentar dan melihat kearah Subaru “Major, saya asumsikan misi kita adalah untuk melacak keberadaan DS di No.79 ?”

Subaru tersenyum “hm..hm…. Alicia, nampaknya kau memang tidak salah meminjamkan dia padaku”

Alicia tersenyum “Betul Letnan, tapi sayangnya itu hanyalah misi tambahan saja”

Yuuki terkejut “Eh ?, hanya misi tambahan ?” dia lalu melihat kearah Caro

“Jadi sebuah S-Class Lost Logia yang hilang di dunia lain itu hanya misi tambahan ?”

Caro terlihat gugup dengan pertanyan yang seolah ditujukan kepadanya ini

Subaru lalu menengahi “Ya, Letnan, tambahan”

Subaru menghidupkan monitor kecil di mejanya “ Sehari yang lalu, aku menerima kabar dari Council, bahwa mereka telah mengirimkan pasukan mereka, Alpha Wings, untuk menyelidiki hal ini di No.79”

Yuuki dan Alicia nampak terkejut, Alpha Wings adalah pasukan elit diantara semua 3 angkatan TSAB, hanya para Admiral dan Jenderal yang tergabung dalam Council saja yang bisa mengakses mereka.

Namun kabar yang beredar adalah mereka sering menjadi kepanjangan tangan dari Council dan bertindak atas kepentingan Council bukan TSAB.

“Ah…. Jadi mereka yang dikirim yah?” Alicia melihat Subaru yang tersenyum

“Iya, mereka memang yang dikirim, aku pun tidak menyangka kalau Council akan memberitahuku tentang kabar ini, mungkin dengan ini mereka yakin kalau aku tidak akan mengirim tim untuk ke No.79”

“Jadi Letnan” Subaru kembali menatap Yuuki “Biarkan saja urusan DS ditangani oleh mereka, karena aku dengar misi mereka juga termasuk menyelidiki kemungkinan buronan lain yang ada di No.79, seperti yang kau tangkap kemarin”

Yuuki terlihat lega “Jadi Major, apa misi utamanya ?” Mata Yuuki bertemu dengan Subaru, yang kali ini mem by-pass kearah Alicia

“Untuk ini aku serahkan pada Alicia” Kata Subaru sambil mengedipkan mata ke arah Alicia.

Alicia lalu bangkit dari sofa nya, tangannya menekan beberapa tombol di monitor
“Dia”

Sesosok wajah nampak di layar, Misano nampak terkejut dan Caro tertunduk.

“Letnan Mondial ?” Tanya Misano, Misano memang tidak akan pernah melupakan wajah itu. Wajah yang membuatnya merasakan kekalahan pertama dan juga membuatnya merubah orientasi cara bertempurnya dan Gerwulf.

“Iya, Letnan Satu Erio Mondial, anggota Tim Eksplorasi yang sama dengan Caro” Kata Alicia
“Lt.Mondial hilang bersama dengan Deck 17, saat itu menurut record dia berusaha menyelamatkan beberapa personel yang tertinggal di Deck itu”

Caro tetap tertunduk, Subaru tersenyum, lalu mendekati dan meletakan tangannya pada pundak Caro

“Memang menurut laporan Deck itu meledak, dan semua dianggap hilang bersama ledakan itu”
Subaru kembali ke posisinya didepan monitor “Namun beberapa hari yang lalu, aku menerima kabar kalau tim intelejen kita di No.79 menerima sinyal lemah dari Erio, yang juga mengabarkan kalau beberapa DS yang mereka bawa ternyata selamat dari ledakan”

Alicia menambahkan “Sayang, sinyal itu terlalu lemah untuk dilacak, mungkin ini yang membuat Council mengirimkan pasukan, namun tentu saja prioritas mereka adalah DS, bukan Lt.Mondial” Wajah Alicia terlihat sedih

Yuuki lalu menangangkat wajahnya “Jadi, yang disebut Major tadi sebagai adik adalah Lt.Mondial?”
Wajahnya melihat kearah Alicia yang kali ini terlihat murung.
“Iya, Erio memang adalah adiku, walaupun tidak semua orang tahu kalau Erio adalah adiku” Yuuki terlihat gelisah akan jawaban itu.

Subaru lalu mendekati Alicia “Letnan, untuk kau ketahui, Alicia membutuhkan waktu 2 hari untuk memikirkan apakah akan meminjamkanmu kepada ku untuk misi ini”

Suara Subaru kali ini tegas, seolah mengetahui isi hati Yuuki “bukan karena misi ini untuk menyelamatkan adiknya, namun dia mempertimbangkan misi-misi Sweeper berikutnya, dia takut kalau Sweeper kehilangan salah satu tulang punggungnya maka misi tidak akan bisa berjalan lancar”

Subaru lalu berjalan mendekati Yuuki “Namun aku berhasil meyakinkan dia, bahwa Letnan Satu Fuwa Yuuki pasti akan setuju untuk membantu mu”

Subaru tersenyum tepat dihadapan Yuuki.

Yuuki yang kaget lalu berkata “Ah…..maaf Major Alicia, saya tidak mengetahui hal itu” Alicia pun mengangguk.

Yuuki memejamkan mata sesaat, di pikirannya lalu melayang berbagai kenangan tentang dirinya yang sendirian semenjak kecil, lalu tentang keluarga Takamachi yang mengajarinya banyak hal, juga Takamachi Nanoha yang mengubah jalan hidupnya.

Yuuki lalu membuka matanya, nampaknya dia telah mencapai sebuah resolusi yang matang.

“Baiklah, Major Nakajima, aku menerima misi ini” Kata Yuuki mantap.

Subaru dan Alicia saling berpandangan dan tersenyum, Caro melihat takjub pada Letnan yang baru dikenalnya ini.
Reply
#18
Di otak Yuuki lalu kembali terbayang

“Ini yang disebut pasukan sukarela itu yah ?”

dia lalu tersenyum kecil.

Yuuki kemudian berpikir sebentar “Sebelum itu bolehkah saya bertanya sesuatu ?”

“Silahkan Letnan” Kata Subaru

“Terima kasih, Apa Lt.Mondial itu sepupu anda, Major ? soalnya nama belakang kalian berbeda” Tanya Yuuki dengan rasa tidak bersalah, namun dia tidak menyangka jawaban yang diberikan oleh Alicia

“Bukan, Erio bukan sepupu ku, juga bukan adik kandung ku” Kata Alicia sedih

“Alicia…..” Guman Subaru pelan, Caro terlihat muram.

“Eh….” Yuuki terheran

“Tidak apa-apa Subaru, Lt.Yuuki perlu tahu hal ini, aku memang tidak pernah menceritakan hal ini kepada siapa-siapa di Messiah maupun Sweeper” Alicia berusaha tegar

“Aku dan Erio sama-sama berasal dari Project F”

Wajah Yuuki dan Misano terhenyak, Project F adalah sesuatu yang telah dikuburkan dari ingatan masyarakat Clanagan semenjak terungkapnya insiden JS. Project F, atau Project Fate adalah proyek untuk membuat klon pengganti anak-anak (terutama) keluarga kaya atau bangsawan yang telah meninggal dengan cara menanamkan memori yang sama kepada klon yang dimaksudkan.

Rumor mengatakan bahwa Supreme Enforcer Fate T.Halloun adalah hasil Project F pertama yang berhasil.

Project F pertama dihentikan semenjak terungkapnya tragedi Precia Testarossa di Garden of Time, lalu Project F kembali mencuat seiring dengan insiden JS yang mengungkapkan banyaknya klon yang masih tersisa.

Alicia lalu mendekati Subaru “Sekitar satu tahun setelah insiden JS, aku bertemu dengan Subaru, kami bersama-sama mengikuti pelatihan untuk SAR”

Subaru menyambung “Saat aku menceritakan pengalamanku di Mobile 6th dan bercerita tentang Erio, dan masa lalunya sebagai anak hasil project F, maka Alicia pun membuka masa lalunya. Dia lalu mencari tahu tentang Erio, mereka berdua bertemu dan Alicia menganggapnya sebagai adik sampai sekarang”

Subaru kemudian memegang tangan Alicia “Meski tidak terikat oleh darah, tapi anak-anak hasil Project F akan selalu terikat oleh sesuatu yang lebih kental daripada darah”

“Subaru….” Wajah Alicia terlihat memerah, sebutir airmata jatuh melewati pipinya.

“Sekarang kau tahu alasannya khan, Lt. Yuuki ?” Subaru mengedipkan mata kepada Yuuki yang terdiam seribu bahasa.

“OK” Subaru berkata sambil mematikan monitor “briefing selesai, sekarang Letnan, akan kuperkenalkan engkau dengan anggota tim mu”

Subaru lalu berdiri, dan duduk di atas meja kerjanya. “Pertama adalah Misano, tentunya engkau sudah mengenalnya kan ?”

Misano berdiri “1st Private Misano Scwhanhilde, mulai saat ini berada dalam pimpinan Letnan Fuwa Yuuki, mohon bantuannya !”

“Bagus” Subaru lalu memalingkan pandangan ke Caro “Yang kedua adalah Caro, Letnan Dua Caro Ru Lushe”

Caro lalu berdiri “Letnan Dua Caro Ru Lushe, mohon bantuanya”

Yuuki lalu bersiap tegak “Semuanya, saya Letnan Satu Fuwa Yuuki, mulai saat ini akan memimpin misi pencarian di Bumi, saya mohon kerjasama dan bantuannya !”

“Yes Sir !” Kedua gadis itu pun serempak menjawab, Alicia dan Subaru saling berpandangan sambil tersenyum.

“Ah satu lagi Letnan, engkau bisa menitipkan Astral ke ruang nomor 3, ada Yui disana yang akan membantumu, kami akan sedikit memanjakan device kesayangannmu itu” Kata Subaru sambil mengerdipkan mata

“Yes, Maam !” Yuuki menjawab
Reply
#19
[2300 Earth-time, Uminari Seaside Park, Uminari City, Earth]

Di tengah hujan lebat, terlihat dua sosok ber raincoat terbang diatas laut.

Kedua sosok itu terlihat menunjuk kearah laut, tiba-tiba sebuah lingkaran magis terbentuk. Lingkaran yang bukan berasal dari Mid maupun segitiga Belka, lingkaran ini mempunyai beberapa lingkaran kecil lainnya di dalamnya, masing-masing lingkaran berputar dengan arah berlawanan. Lalu sebuah segi empat tergambar di atas lingkaran itu, membuat formasi magis itu menjadi sangat kompleks.

“Oh, sumber energi tanpa batas, atas nama Cerulean Knights Altis, tunjukan bentuk asalmu !”

Tiba-tiba dari tengah laut memancar sebuah cahaya putih yang kemudian diikuti oleh munculnya sebuah object bulat, benda bulat itu becahaya menyilaukan

Salah satu dari sosok itu kemudian mengangkat tangannya keatas, cincin ditangannya bercahaya “Sacred, bangunlah”

[Okay, boss]

Cincin yang dipanggil Sacred itu kemudian berubah menjadi sebuah lembing panjang

[Sealing mode] dua buah sayap cahaya lalu muncul dari mata lembing Sacred

Sosok yang ternyata wanita itu kemudian melihat kearah benda bulat diatas laut.

“Dragoon’s Seed Seal !”

seberkas cahaya lalu terlihat keluar dari ujung lembing Sacred, membentuk sebuah jala magis menyelimuti benda bulat yang ternyata adalah Dragoon’s Seed.

DS itu terlihat melawan saat akan ditangkap, melepaskan energi yang membuat laut dibawahnya menjadi bergejolak

[Load Cartridge] sebuah selongsong lalu terlempar keluar dari bagian tengah lembing itu,
tiba-tiba jala magis yang dihasilkan oleh Sacred bertambah besar

Tak lama kemudian, cahaya DS itu meredup, Sosok itu lalu mengacungkan Sacred kearah DS

“sudah saatnya yah ? Sacred, kunci dia”

[Yes, boss] Jala magis itu lalu membungkus DS dengan erat

[Dragoon’s Seed Sealing]

Lalu DS itu lenyap dari posisinya, berpindah ketangan sosok pertama. DS itu masih terlihat bercahaya, namun dua buah lingkaran magis berwarna hijau terlihat melingkari benda bulat sebesar kepalan tangan itu. Ditengah DS itu nampak sesuatu yang berdegup.

‘hmm… masa memakai cartridge untuk menyelesaikan hal seperti ini ?”
sosok pertama berbicara, nada sinis terdengar pada ucapannya.

“DS ini berbeda Tuan, seperti kata di laporan, DS ini sangat tidak stabil jika bersentuhan dengan energi magis”
Sosok kedua berbicara “maka dari itu aku menurunkan level Seal Sacred, namun ternyata DS ini memang suka main kasar”

“Ya sudahlah, yang penting kita sudah mendapat 1 DS”

“Tapi, bagaimana dengan perintah kita ?”

Kedua sosok itu lalu turun ke tanah.

“Perintah kita adalah mengambil DS, dan mencari para buronan” Sosok pertama itu lalu melihat kearah langit

“Perintah pertama sudah kita jalankan, namun kita tentunya tidak bisa melaksanakan perintah kedua khan ?”

Sosok kedua lalu mengangguk “Iya, kawan-kawan kita Cerulean Wolf tentu sudah berjuang dengan susah payah untuk sampai kesini”

Rambut sebahu nya basah terkena air hujan.

Sosok kedua lalu mengembalikan device nya menjadi cincin

“Saatnya kita lapor”

“Disini tim Alpha Wings 4, Kapten Stila Agusta dan Lt. Rosa Spada, kami telah melakukan kontak dengan salah satu DS, namun kami gagal mengamankannya. Sekarang kami sedang bergerak untuk memburunya”

Seringai kecil nampak pada wajah yang basah diguyur hujan itu.
Reply
#20
Chapter Three
The Section 9 Seirei Team

[0800 Mid-time TSAB HQ Section 9 Hall]
Major Alicia Clio nampak duduk di kursi ruang serbaguna Section 9. Mata Alicia nampak menerawang kearah pinggir ruangan itu, dua orang personel Section 9 nampak bercanda didepan vending machine, kedua personel muda itu mengingatkan dia kepada Erio, satu orang dari sedikit yang dia kenal sebagai keluarga selain almarhum ayahnya, Col.Edward Clio.

Alicia yang berasal dari Project F mempunyai masa lalu yang tidak menyenangkan, terutama terkait dengan dirinya yang berasal dari Project F. Anak-anak Project F biasanya “didistribusikan” kembali kepada keluarga yang memesan mereka, namun tidak untuk Alicia.

Keluarga pemesan Alicia menolaknya, karena memang dalam perkembangannya Alicia menunjukan penolakan terhadap penanaman memori yang menjadi syarat utama anak-anak hasil Project F.

Alicia kemudian dibuang begitu saja, dianggap sebagai hasil gagal dari Project F.

Adalah Col.Edward Clio yang saat itu tengah bertugas menemukan Alicia ditengah medan perang Guardia, Administrated World No.21, rupanya Alicia di kirim ke dunia itu untuk melenyapkan jejaknya dengan cepat. Col.Clio lalu mengadopsi anak itu meskipun dalam inspeksi ternyata terungkap bahwa anak itu adalah hasil dari Project F.

Col.Clio mungkin juga merasakan kesendirian karena beberapa bulan sebelumnya ditinggal anak dan istrinya meninggal dunia dalam suatu kecelakaan mobil. Col.Clio lalu membawa anak itu ke Mid, membesarkannya layaknya anaknya sendiri.

Sebagai hasil dari Project F, Alicia mempunyai bakat magis yang kuat. Melihat bakat magis Alicia, Col.Clio lalu mendaftarkannya ke TSAB.

Alicia saat itu nampak bahagia, mempunyai seseorang yang dia panggil ayah serta menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakatnya, namun kebahagiaan itu tidak berjalan lama, di usia 18 tahun, Col.Edward Clio meninggal dunia karena serangan jantung.

Sebelum meninggal Col.Clio menceritakan asal-usul Alicia, saat pertama pertemuan mereka dan akhirnya berpesan kepada Alicia untuk mencari orang lain yang dia bisa anggap keluarga, karena Col.Clio tahu bahwa Alicia tidak tahan dengan kesendirian. Semenjak saat itu Alicia lalu mempelajari segala sesuatu tentang Project F, lalu dia bertemu dengan Subaru , Fate dan akhirnya Erio yang akhirnya dianggap sebagai adiknya sendiri.

Lamunan Alicia buyar ketika Yuuki datang membawa dua gelas minuman kepada Alicia.

“Major, melamun yah ?”

Yuuki duduk di kursi depan Alicia, gelas minuman itu diletakkannya di meja depan mereka.

“Ah, Yuuki” Alicia yang sedikit kaget nampak tersenyum “Cuma memikirkan sedikit masa lalu”

“Tentang Lt.Mondial ?” Selidik Yuuki, matanya menatap ke arah Alicia.

“Yah, tentang Erio juga” Mata Alicia kembali menerawang

“Aku pernah mendengar sedikit tentang Lt.Mondial, salah satu dari pasukan elit Mobile 6th saat mereka menjatuhkan Saint’s Craddle, pengguna New-Belka yang berbakat namun lebih memilih bekerja pada Enviromental Squad daripada meniti karir pada pasukan reguler”

Yuuki mengingat rumor-rumor yang dia dengar.

“Namun aku baru mengetahui kalau dia adalah hasil dari Project F….” Nada bicara Yuuki terdengar pelan.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)