[0530 Mid-time, Clanagan City]
Kota Clanagan, ibu kota Midchilda. Kota perpaduan antara teknologi tanpa batas dan magic yang mengagumkan, walaupun sekarang kota Clanagan lebih memilih sisi teknologi untuk menunjang kehidupannya.
Clanagan juga adalah pintu masuk bagi kapal-kapal interdimensional yang ingin masuk ke Midchilda, hal ini menjadikan Clanagan adalah tempat yang tepat untuk dijadikan markas besar Ground Forces TSAB. Memudahkan mereka untuk mengatur dan mengawasi lalulintas imigran dari berbagai macam dunia.
Mobil Alicia melintas di jalan layang no.12 yang merupakan jalan terdekat menuju HQ. âNah, Letâ¦. Errâ¦.. Yuuki ?â Alicia memulai pembicaraan sambil sedikit menoleh ke Yuuki, sedikit rona merah nampak di wajah cantik nya. Alicia memang memanggil Yuuki dengan nama depan hanya kalau dalam keadaan berdua saja.
âKenapa kau mau menerima tugas ini ? kau bahkan belum tahu detil dari misi ini ?â Alicia menoleh ke Yuuki yang juga menatap ke arah Alicia, kedua mata mereka bertemu sejenak, Yuuki dan Alicia pun kaget yang akhirnya memilih membuang pandangan masing-masing ke pemandangan luar.
âErrrâ¦.Sayaâ¦â¦ sebenarnya tidak tahu apa yang akan terjadi, namun dalam insting saya mengatakan kalau ini adalah situasi yang pentingâ Yuuki berkata sambil menerawang ke langit âSebegitu pentingnya hingga dua orang Major di TSAB harus memintaku secara pribadiâ Yuuki menoleh ke arah Alicia sambil tersenyum.
sejenak Alicia terpaku melihat Yuuki, rona merah itu semakin jelas di wajahnya.
âYuukiâ¦â
Mobil itu kemudian melewati sebuah gedung tua, kemudian dengan tiba-tibaâ¦..
Terdengar suara keras disusul dengan percikan api yang dahsyat. Sebuah ledakan menghantam sisi kanan gedung itu, tepat 100 meter diatas mobil Alicia.
âAkh !!â Alicia berteriak sambil membanting setir menjauhi sisi gedung. Beruntung dia dapat menguasai kendaraannya dan berhenti.
âMajor, kau tidak apa-apa ?â Tanya Yuuki sambil melihat kearah Alicia
Alicia mengangguk âaku tidak apa-apa Yuuki, tapi, coba periksa keluarâ
âYes, Maam !â
Yuuki melihat keluar, tiba-tiba seseosok tubuh keluar dari kepulan asap di sisi gedung yang telah berlubang itu. Dengan segera Yuuki berinisiatif mengaktifkan Astral, tetapi saat Yuuki mengeluakan liontinnya terdengar suara anak perempuan.
âTunggu ! TSAB ! Diam dan menyerahlah !â
Yuuki menoleh kearah sumber suara itu, sesosok gadis berusia sekitar 16 th mengenakan seragam lapangan TSAB Ground Forces berlari mendekati lokasi kejadian, Rambut biru pendeknya bergoyang mengikuti gerakan tubuh 165cm. Ditangannya terdapat sebuah pedang dengan laras, sebuah device yang baru kali ini dilihat Yuuki.
Gadis itu lalu mengacungkan pedangnya kearah ledakan di gedung itu
âChain Drive !â
[Kettenrad]
Sebuah formasi magis berbentuk segitiga warna putih terbentuk seiring hilangnya suara pria mekanis itu, device itu kemudian melepaskan bagian pisau nya yang kemudian menancap di dinding gedung, seutas rantai magis terhubung diantaranya.
âEih !! takkan kubiarkan kau lari !â Gadis itu berteriak.
Sedetik kemudian rantai magis itu bergerak, menarik tubuh gadis itu menuju lubang di sisi gedung.
Kota Clanagan, ibu kota Midchilda. Kota perpaduan antara teknologi tanpa batas dan magic yang mengagumkan, walaupun sekarang kota Clanagan lebih memilih sisi teknologi untuk menunjang kehidupannya.
Clanagan juga adalah pintu masuk bagi kapal-kapal interdimensional yang ingin masuk ke Midchilda, hal ini menjadikan Clanagan adalah tempat yang tepat untuk dijadikan markas besar Ground Forces TSAB. Memudahkan mereka untuk mengatur dan mengawasi lalulintas imigran dari berbagai macam dunia.
Mobil Alicia melintas di jalan layang no.12 yang merupakan jalan terdekat menuju HQ. âNah, Letâ¦. Errâ¦.. Yuuki ?â Alicia memulai pembicaraan sambil sedikit menoleh ke Yuuki, sedikit rona merah nampak di wajah cantik nya. Alicia memang memanggil Yuuki dengan nama depan hanya kalau dalam keadaan berdua saja.
âKenapa kau mau menerima tugas ini ? kau bahkan belum tahu detil dari misi ini ?â Alicia menoleh ke Yuuki yang juga menatap ke arah Alicia, kedua mata mereka bertemu sejenak, Yuuki dan Alicia pun kaget yang akhirnya memilih membuang pandangan masing-masing ke pemandangan luar.
âErrrâ¦.Sayaâ¦â¦ sebenarnya tidak tahu apa yang akan terjadi, namun dalam insting saya mengatakan kalau ini adalah situasi yang pentingâ Yuuki berkata sambil menerawang ke langit âSebegitu pentingnya hingga dua orang Major di TSAB harus memintaku secara pribadiâ Yuuki menoleh ke arah Alicia sambil tersenyum.
sejenak Alicia terpaku melihat Yuuki, rona merah itu semakin jelas di wajahnya.
âYuukiâ¦â
Mobil itu kemudian melewati sebuah gedung tua, kemudian dengan tiba-tibaâ¦..
Terdengar suara keras disusul dengan percikan api yang dahsyat. Sebuah ledakan menghantam sisi kanan gedung itu, tepat 100 meter diatas mobil Alicia.
âAkh !!â Alicia berteriak sambil membanting setir menjauhi sisi gedung. Beruntung dia dapat menguasai kendaraannya dan berhenti.
âMajor, kau tidak apa-apa ?â Tanya Yuuki sambil melihat kearah Alicia
Alicia mengangguk âaku tidak apa-apa Yuuki, tapi, coba periksa keluarâ
âYes, Maam !â
Yuuki melihat keluar, tiba-tiba seseosok tubuh keluar dari kepulan asap di sisi gedung yang telah berlubang itu. Dengan segera Yuuki berinisiatif mengaktifkan Astral, tetapi saat Yuuki mengeluakan liontinnya terdengar suara anak perempuan.
âTunggu ! TSAB ! Diam dan menyerahlah !â
Yuuki menoleh kearah sumber suara itu, sesosok gadis berusia sekitar 16 th mengenakan seragam lapangan TSAB Ground Forces berlari mendekati lokasi kejadian, Rambut biru pendeknya bergoyang mengikuti gerakan tubuh 165cm. Ditangannya terdapat sebuah pedang dengan laras, sebuah device yang baru kali ini dilihat Yuuki.
Gadis itu lalu mengacungkan pedangnya kearah ledakan di gedung itu
âChain Drive !â
[Kettenrad]
Sebuah formasi magis berbentuk segitiga warna putih terbentuk seiring hilangnya suara pria mekanis itu, device itu kemudian melepaskan bagian pisau nya yang kemudian menancap di dinding gedung, seutas rantai magis terhubung diantaranya.
âEih !! takkan kubiarkan kau lari !â Gadis itu berteriak.
Sedetik kemudian rantai magis itu bergerak, menarik tubuh gadis itu menuju lubang di sisi gedung.

