Pintu terbuka, sesosok tubuh 160cm berbalut baju perwira Ground Forces nampak masuk, rambut pink panjang nya nampak mengembang indah.
Yuuki lalu terperangah kaget, rupanya gadis yang tadi ditolongnya didepan vending machine.
âLetnan dua Caro Ru Lushie, menghadapâ Caro menghormat
Subaru lalu menimpali âSudahlah, duduk saja dulu Caroâ
Caro lalu duduk berhadapan dengan Yuuki, sejenak kedua mata mereka bertemu, Yuuki nampak terpesona dengan Letnan dua yang duduk didepannya ini.
âHai, kita bertemu kembaliâ Sapa Yuuki sambil tersenyum.
Caro pun membalas tersenyum
âYah, terima kasih atas bantuannya tadiâ
Subaru lalu melirik kearah Yuuki
âKalian sudah saling kenal ?â
Yuuki menjawab âTidak Major, kami baru berjumpa tadi di ruang istirahatâ
Caro menatap Yuuki, ada sesuatu pada Yuuki yang mengingatkannya pada Erio, tujuan utama nya berada disini sekarang.
Caro lalu menatap kearah Alicia, dan mengangguk hormat âLama tidak berjumpa, Majâ¦. Eh, Alicia nee-sanâ
Mata Yuuki melirik ke Alicia âNee-san ?â
Alicia tersenyum â1 tahun yah Caro ?â lalu wajahnya berubah sedih âpasti ini berat untukmu yah ?â
Caro menunduk âMaafkan aku nee-san, aku tidak bisa menjaga nya, aku tidak bisa menjaga adik muâ setetes air mata mengalir dari mata indah itu. Kedua tangan Caro menutup mukanya yang memerah.
Alicia berdiri dari kursinya, ingin meraih perempuan yang telah membuat hidup adiknya bahagia ini, namun Subaru menghalangi
âCaro, kau sudah berjanji kan ? tidak akan menangisi Erio lagi, dia tidak butuh ditangisi, tapi butuh diselamatkanâ
Ucapan tegas Subaru membuat Caro kembali mengangkat wajahnya
âBaik, Subaru-sanâ kedua tangan nya menghapus sisa airmata di wajahnya âAku akan berusahaâ
Subaru dan Alicia tersenyum.
Subaru lalu kembali menatap monitor besar dihadapan mereka.
âOk, kita lanjutkanâ Layar dihadapan mereka berubah menjadi gambar peta rute âIni adalah rute terakhir Excellion sebelum mengalami kecelakaanâ Subaru menerangkan, lalu tangannya menekan beberapa tombol
âExcellion terakhir berangkat dari planet Rion, sebuah planet yang belum teregistrasi dalam sistem navigasi TSABâ
Subaru lalu melihat ke arah Caro yang kemudian juga berdiri
âRion adalah planet yang belum tersentuh oleh peradaban modern, banyak dari organisme yang hidup disana belum mempunyai intelegensia yang tinggiâ Caro lalu menekan beberapa tombol, layar monitor lalu memperlihatkan suatu lingkungan dan beberapa gambar makhluk yang belum pernah dilihat Yuuki sebelumnya
Tiba-tiba Misano menunjuk kearah layar âAhâ¦. Itu Dragnar !â
Yuuki dan Alicia memandang Misano secara bersamaan
âDragnar ?â Kata Yuuki penuh selidik,
Misano kemudian menjelaskan âDragnar, naga mitos kuno dari dunia asal ayahku, Ceruleaâ
Yuuki berpikir sebentar âCeruleaâ¦â¦ Administrated World No.15 ? Ayahmu berasal dari sana ?â
Misano mengangguk
Subaru menatap Misano, seakan ada sesuatu pada ucapan bawahannya itu.
Caro tersenyum pada Misano
lalu berkata âMirip memang, tapi ini bukan Dragnarâ Misano nampak terkejut
âIni adalah makhluk tidak bernama, menurut perkiraanku memang adalah jenis nagaâ Caro lalu mengganti gambar naga itu
âMasalahnya adalah iniâ
Sebuah gambar batu permata sebesar kepalan tangan terlihat di layar
âDragoonâs Seedâ
Mata Caro tiba-tiba terlihat serius.
Misano memperhatikan serius gambar permata itu âDragoonâs Seed ?â
Yuuki lalu menambahi âApakah ada hubunganya dengan Jewel Seed ?, Maj.Nakajima tadi menjelaskan kalau tujuan penggunaan mereka adalah samaâ
Caro lalu menjelaskan âDragoonâs Seed atau biasa disingkat DS pada dasarnya adalah Linker Core dari naga yang telah mati dan menfosilâ
Sebuah gambar denah tubuh naga terpampang di layar
âBiasanya, meskipun bisa menghasilkan energi yang sangat besar, sebuah DS hanya bertahan beberapa hari setelah diaktifkan, itulah kemungkinan alasan diciptakannya Jewel Seed oleh peradaban kuno, untuk menggantikan fungsi DS, singkatnya Jewel Seed adalah sebuah DS tiruanâ
Caro lalu kembali duduk âBeberapa DS kami temukan di Rion, pada awalnya kami berniat untuk memusnahkannya dengan cara mengaktifkan paksa menggunakan magic, namun DS ini memberontak. Kalau saja tidak ada Freid, mungkin aku saat ini sudah terlukaâ
Mata Caro menerawang ke arah dinding kosong âFreid sekarang tengah tertidur di dimensi alternatif Kerykeion untuk memulihkan diriâ Wajahnya terlihat sedih.
Subaru yang semenjak tadi diam, lalu berkata âJadi, memang Kei yang mengijinkan kalian membawa Class-S Lost Logia ini ?â
Caro terdiam sebentar, nampak ada pergulatan perasaan dalam dirinya âKapten Rouran pada awalnya tidak mengijinkan, namun kamiâ¦.. aku yang berkeras untuk membawanyaâ
Caro tertunduk
Subaru mendesah âHa~ah⦠kenapa Kei tidak bilang hal ini pada Internal Affairs kemarin ?â
Caro lalu memotong âA⦠Aku yakin, Kapten hanya ingin melindungi anak buahnyaâ Lalu dia tertunduk lagi âHanya⦠melindungi anak buahnyaâ¦â
Subaru lalu tersenyum pada Caro âTenanglah Caro, Kei memang begitu semenjak dulu, tenang saja dia tidak apa-apaâ
Yuuki lalu melihat kembali bingkai-bingkai foto di sisi kiri ruangan Subaru
Terdapat foto Subaru bersama Griffith Rouran dan staff Long Arch lainya, lalu disamping Griffith terlihat Kei Rouran, Adik dari Griffith dan anak kedua dari Admiral Leti Rouran yang sekarang menjadi kapten Excellion.
Subaru yang melihat kemana arah mata Yuuki lalu bertelepati dengannya
âYuuki-kun, nanti akan kuceritakan, untuk sekarang tolong simak saja cerita Caro, dia sudah putus asaâ
Yuuki pun kaget mendengar Subaru memanggil namanya secara langsung âYes Maamâ.
Yuuki lalu terperangah kaget, rupanya gadis yang tadi ditolongnya didepan vending machine.
âLetnan dua Caro Ru Lushie, menghadapâ Caro menghormat
Subaru lalu menimpali âSudahlah, duduk saja dulu Caroâ
Caro lalu duduk berhadapan dengan Yuuki, sejenak kedua mata mereka bertemu, Yuuki nampak terpesona dengan Letnan dua yang duduk didepannya ini.
âHai, kita bertemu kembaliâ Sapa Yuuki sambil tersenyum.
Caro pun membalas tersenyum
âYah, terima kasih atas bantuannya tadiâ
Subaru lalu melirik kearah Yuuki
âKalian sudah saling kenal ?â
Yuuki menjawab âTidak Major, kami baru berjumpa tadi di ruang istirahatâ
Caro menatap Yuuki, ada sesuatu pada Yuuki yang mengingatkannya pada Erio, tujuan utama nya berada disini sekarang.
Caro lalu menatap kearah Alicia, dan mengangguk hormat âLama tidak berjumpa, Majâ¦. Eh, Alicia nee-sanâ
Mata Yuuki melirik ke Alicia âNee-san ?â
Alicia tersenyum â1 tahun yah Caro ?â lalu wajahnya berubah sedih âpasti ini berat untukmu yah ?â
Caro menunduk âMaafkan aku nee-san, aku tidak bisa menjaga nya, aku tidak bisa menjaga adik muâ setetes air mata mengalir dari mata indah itu. Kedua tangan Caro menutup mukanya yang memerah.
Alicia berdiri dari kursinya, ingin meraih perempuan yang telah membuat hidup adiknya bahagia ini, namun Subaru menghalangi
âCaro, kau sudah berjanji kan ? tidak akan menangisi Erio lagi, dia tidak butuh ditangisi, tapi butuh diselamatkanâ
Ucapan tegas Subaru membuat Caro kembali mengangkat wajahnya
âBaik, Subaru-sanâ kedua tangan nya menghapus sisa airmata di wajahnya âAku akan berusahaâ
Subaru dan Alicia tersenyum.
Subaru lalu kembali menatap monitor besar dihadapan mereka.
âOk, kita lanjutkanâ Layar dihadapan mereka berubah menjadi gambar peta rute âIni adalah rute terakhir Excellion sebelum mengalami kecelakaanâ Subaru menerangkan, lalu tangannya menekan beberapa tombol
âExcellion terakhir berangkat dari planet Rion, sebuah planet yang belum teregistrasi dalam sistem navigasi TSABâ
Subaru lalu melihat ke arah Caro yang kemudian juga berdiri
âRion adalah planet yang belum tersentuh oleh peradaban modern, banyak dari organisme yang hidup disana belum mempunyai intelegensia yang tinggiâ Caro lalu menekan beberapa tombol, layar monitor lalu memperlihatkan suatu lingkungan dan beberapa gambar makhluk yang belum pernah dilihat Yuuki sebelumnya
Tiba-tiba Misano menunjuk kearah layar âAhâ¦. Itu Dragnar !â
Yuuki dan Alicia memandang Misano secara bersamaan
âDragnar ?â Kata Yuuki penuh selidik,
Misano kemudian menjelaskan âDragnar, naga mitos kuno dari dunia asal ayahku, Ceruleaâ
Yuuki berpikir sebentar âCeruleaâ¦â¦ Administrated World No.15 ? Ayahmu berasal dari sana ?â
Misano mengangguk
Subaru menatap Misano, seakan ada sesuatu pada ucapan bawahannya itu.
Caro tersenyum pada Misano
lalu berkata âMirip memang, tapi ini bukan Dragnarâ Misano nampak terkejut
âIni adalah makhluk tidak bernama, menurut perkiraanku memang adalah jenis nagaâ Caro lalu mengganti gambar naga itu
âMasalahnya adalah iniâ
Sebuah gambar batu permata sebesar kepalan tangan terlihat di layar
âDragoonâs Seedâ
Mata Caro tiba-tiba terlihat serius.
Misano memperhatikan serius gambar permata itu âDragoonâs Seed ?â
Yuuki lalu menambahi âApakah ada hubunganya dengan Jewel Seed ?, Maj.Nakajima tadi menjelaskan kalau tujuan penggunaan mereka adalah samaâ
Caro lalu menjelaskan âDragoonâs Seed atau biasa disingkat DS pada dasarnya adalah Linker Core dari naga yang telah mati dan menfosilâ
Sebuah gambar denah tubuh naga terpampang di layar
âBiasanya, meskipun bisa menghasilkan energi yang sangat besar, sebuah DS hanya bertahan beberapa hari setelah diaktifkan, itulah kemungkinan alasan diciptakannya Jewel Seed oleh peradaban kuno, untuk menggantikan fungsi DS, singkatnya Jewel Seed adalah sebuah DS tiruanâ
Caro lalu kembali duduk âBeberapa DS kami temukan di Rion, pada awalnya kami berniat untuk memusnahkannya dengan cara mengaktifkan paksa menggunakan magic, namun DS ini memberontak. Kalau saja tidak ada Freid, mungkin aku saat ini sudah terlukaâ
Mata Caro menerawang ke arah dinding kosong âFreid sekarang tengah tertidur di dimensi alternatif Kerykeion untuk memulihkan diriâ Wajahnya terlihat sedih.
Subaru yang semenjak tadi diam, lalu berkata âJadi, memang Kei yang mengijinkan kalian membawa Class-S Lost Logia ini ?â
Caro terdiam sebentar, nampak ada pergulatan perasaan dalam dirinya âKapten Rouran pada awalnya tidak mengijinkan, namun kamiâ¦.. aku yang berkeras untuk membawanyaâ
Caro tertunduk
Subaru mendesah âHa~ah⦠kenapa Kei tidak bilang hal ini pada Internal Affairs kemarin ?â
Caro lalu memotong âA⦠Aku yakin, Kapten hanya ingin melindungi anak buahnyaâ Lalu dia tertunduk lagi âHanya⦠melindungi anak buahnyaâ¦â
Subaru lalu tersenyum pada Caro âTenanglah Caro, Kei memang begitu semenjak dulu, tenang saja dia tidak apa-apaâ
Yuuki lalu melihat kembali bingkai-bingkai foto di sisi kiri ruangan Subaru
Terdapat foto Subaru bersama Griffith Rouran dan staff Long Arch lainya, lalu disamping Griffith terlihat Kei Rouran, Adik dari Griffith dan anak kedua dari Admiral Leti Rouran yang sekarang menjadi kapten Excellion.
Subaru yang melihat kemana arah mata Yuuki lalu bertelepati dengannya
âYuuki-kun, nanti akan kuceritakan, untuk sekarang tolong simak saja cerita Caro, dia sudah putus asaâ
Yuuki pun kaget mendengar Subaru memanggil namanya secara langsung âYes Maamâ.

